Bagaimana rasanya ML
dengan wanita hamil? Nah berikut adalah sebuah cerita
ngentot isteri yang sedang hamil. Kisah seks antara sepasang
suami isteri yang hipersex yang mana selalu rutin melakukan hubungan seks
setiap harinya. Selengkapnya, berikut adalah ceritanya!
Mentari
pagi menembus tirai jendela kamarku, saya pun terbangun, saya melihat ke arah
kiri, istriku masih tertidur pulas, biasanya dia paling rajin lari pagi di
pantai, belakang rumahku, mungkin karena dia capek karena baru pulang dari luar
negeri untuk bertemu dengan kakaknya.
Saya
termasuk hypersex, dalam sehari minimal HARUS sekali melakukan sex, jika
istriku lagi berhalangan, terpaksa saya gigit jari, tetapi kemarin saya tidak
mendapat “jatah” dikarenakan istriku pulang sudah malam, dan kita hanya bisa
berbincang sebentar lalu dia tidur.
Saya
membuka selimutnya, lalu saya dekati tubuhnya dengan mukaku, perlahan-lahan
saya mencium aroma tubuhnya yang sangat membangkitkan gairahku. Saya sangat
menyukai sekali aroma tubuhnya sewaktu tidur, karena aromanya natural bukan
buatan, itulah salah satunya kenapa saya sangat mencintainya, tidak ada 1 nilai
minuspun yang ada padanya, wajah, tubuh, aroma, hati, sifat, semuanya PERFECT,
maka dia merupakan anugrah yang terindah yang kumiliki, tidak ada 1 pun yang
dapat menggantikannya, mungkin saya lebih mencintainya dari pada mencintai diri
sendiri, saya lebih rela kehilangan semua harta dari pada kehilangannya, maka
dari itu banyak sifat-sifat jelek saya dahulu, saya buang.
Dahulu
saya sering gonta-ganti wanita, sering melakukan party sex bersama teman-teman,
sering booking para model, beberapa artis, perex luar (Cina/Taiwan/dll),
mahasiswi, dll. Tetapi semua itu saya tinggalkan demi dia, banyak teman yang
meninggalkan/tidak pernah menghubungi saya lagi, tetapi saya tidak peduli, saya
pikir, saya tidak hidup dari mereka, malah mereka yang banyak “mengambil” uang
dari saya untuk “menyewa” para wanita tsb,. mungkin sudah puluhan milyar saya
habiskan untuk itu semua.
Memang
saya masih suka selingkuh, tapi itu saya lakukan jika dia sedang berhalangan
atau sedang pergi ke luar negeri sendiri, seperti minggu lalu. Sayapun
melakukan itu tidak ingin sampai dia tahu, makanya saya tidak pernah memberikan
no telp/handphone, jika saya butuh, saya yang call. Dan tidak ada seorang
karyawan saya (pembantu, satpam, bodyguard) yang berani membuka rahasia ini,
jika ada yang berani, saya jamin orang tsb akan segera bertemu dengan
“pembuatnya”.
Saking
mencintainya, jika istriku ingin shopping dan saya sedang sibuk, maka saya utus
3 bodyguard untuk menemaninya.
Saya pernah berpesan kepada semua bodyguard, tidak ada yang boleh mengganggu istriku, jika sampai sehelai rambutnya rontok karena ulah seseorang, maka orang tsb harus menerima “hadiah” yang berharga. Pernah ada kejadian dimuat di hampir semua surat kabar Jakarta, kejadiannya di depan Keris Gallery Menteng, istri saya ditodong, dan tanpa ampun orang tsb dikasih hadiah di keningnya berupa “timah”. Mereka melakukan itu semua karena perintah dari saya, sebab saya pernah berkata: “jika sampah di rumah tidak segera dibuang, maka rumah tsb akan terdapat kuman dan bakteri yang membuat penghuninya tidak sehat, negarapun seharusnya demikian, jika ada “sampah masyarakat” harus segera dimusnahkan agar negara ini sehat”. Dan motto itu selalu saya jalankan, dan saya perintahkan ke semua bodyguard untuk menjalankan, belum ada 1 orang pun yang pernah menodong/merampok saya sekeluarga masuk ke sel, tetapi selalu masuk ke tanah. Untuk apa orang seperti itu masuk ke sel, keluar akan meresahkan masyarakat kembali, jika dia masuk ke tanah, masyarakat akan ikut tenang.
Saya pernah berpesan kepada semua bodyguard, tidak ada yang boleh mengganggu istriku, jika sampai sehelai rambutnya rontok karena ulah seseorang, maka orang tsb harus menerima “hadiah” yang berharga. Pernah ada kejadian dimuat di hampir semua surat kabar Jakarta, kejadiannya di depan Keris Gallery Menteng, istri saya ditodong, dan tanpa ampun orang tsb dikasih hadiah di keningnya berupa “timah”. Mereka melakukan itu semua karena perintah dari saya, sebab saya pernah berkata: “jika sampah di rumah tidak segera dibuang, maka rumah tsb akan terdapat kuman dan bakteri yang membuat penghuninya tidak sehat, negarapun seharusnya demikian, jika ada “sampah masyarakat” harus segera dimusnahkan agar negara ini sehat”. Dan motto itu selalu saya jalankan, dan saya perintahkan ke semua bodyguard untuk menjalankan, belum ada 1 orang pun yang pernah menodong/merampok saya sekeluarga masuk ke sel, tetapi selalu masuk ke tanah. Untuk apa orang seperti itu masuk ke sel, keluar akan meresahkan masyarakat kembali, jika dia masuk ke tanah, masyarakat akan ikut tenang.
Setelah
puas mencium aroma tubuhnya, perlahan-lahan saya membuka pakaian tidurnya, dia
selalu tidak pernah memakai pakaian dalam. Saya membuka pahanya perlan-pelan
dan memperhatikan vaginanya, sangat cantik sekali, berwarna merah muda.
Gairahku bangkit kembali, langsung saya menciumi perlahan-lahan Mulutku dengan
cepat menempel ketat pada kedua bibir kemaluannya dan lidahku menyapu serta
menjilat gundukan daging kecil pada bagian atas lubang kemaluannya. Segera
terasa badannya bergetar dengan hebat dan kedua tangannya mencengkeram
kepadaku, ternyata istriku telah terbangun dari tidurnya. Dia menekan ke bawah
disertai kedua pahanya yang menegang dengan kuat.
Keluhan
panjang keluar dari mulutnya”Oohh.., oohh.., oohh..!”
Saya merubah posisi 69, batang kemaluanku dipegang olehnya, lalu saya merasakan ujung lidahnya mulai bermain-main di seputar kepala penisku, suatu perasaan nikmat tiba-tiba menjalar dari bawah terus naik ke seluruh badanku, sehingga dengan tidak terasa keluar erangan kenikmatan dari mulutku. Kami terus bercumbu, saling hisap-mengisap, jilat-menjilat seakan-akan berlomba-lomba ingin memberikan kepuasan pada satu sama lain. Setelah 8 menitan bertempur, istriku mulai mengejang dan berteriak.
Saya merubah posisi 69, batang kemaluanku dipegang olehnya, lalu saya merasakan ujung lidahnya mulai bermain-main di seputar kepala penisku, suatu perasaan nikmat tiba-tiba menjalar dari bawah terus naik ke seluruh badanku, sehingga dengan tidak terasa keluar erangan kenikmatan dari mulutku. Kami terus bercumbu, saling hisap-mengisap, jilat-menjilat seakan-akan berlomba-lomba ingin memberikan kepuasan pada satu sama lain. Setelah 8 menitan bertempur, istriku mulai mengejang dan berteriak.
“Aahh..
aahh..” jeritannya disertai dengan merapatnya kedua paha, serta
dicakar-cakarnya buah pantatku.
Satu setengah menit dia menjepit kepalaku, sampai akhirnya dia terkulai, sementara saya terus dengan aksiku menjilati setiap tetes air yang mengalir dari lubuk vaginanya.
“Enough.. honey.. auuow..” rintihnya.
Dia menjatuhkan diri dan telentang pasrah sambil menarik nafas panjang, pandangan matanya menerawang ke langit-langit kamar.
“Sudah tidak yach, karena ditinggal 1 minggu”, katanya.
“Iya nich, 1 minggu gue cuma bisa gigit jari, sekarang lu harus bayar semua” balasku.
“He he he..” istriku tersenyum manis.
Beberapa saat kemudian saya menyuruhnya untuk menungging. Dalam keadaan menungging begitu dia kelihatan lebih aduhai!
Bongkahan pantatnya yang putih dan mulus itu yang bikin aku tidak tahan. Kupegang penisku dan langsung kuarahkan ke vaginanya, lalu langsung kukayuh perlahan-lahan, setelah sekian lama Kuraih badannya yang kelihatan sudah mulai mengendur. Kupeluk dari belakang, kutaruh tanganku di bawah payudaranya, dengan agak kasar kuurut payudaranya dari bawah ke atas dan kuremas dengan keras.
“Eengghh.. oohh.. ohh.. aahh”, tidak lama setelah itu bendunganku jebol, kutusuk keras banget, dan spermaku menyemprot lima kali di dalam.
Satu setengah menit dia menjepit kepalaku, sampai akhirnya dia terkulai, sementara saya terus dengan aksiku menjilati setiap tetes air yang mengalir dari lubuk vaginanya.
“Enough.. honey.. auuow..” rintihnya.
Dia menjatuhkan diri dan telentang pasrah sambil menarik nafas panjang, pandangan matanya menerawang ke langit-langit kamar.
“Sudah tidak yach, karena ditinggal 1 minggu”, katanya.
“Iya nich, 1 minggu gue cuma bisa gigit jari, sekarang lu harus bayar semua” balasku.
“He he he..” istriku tersenyum manis.
Beberapa saat kemudian saya menyuruhnya untuk menungging. Dalam keadaan menungging begitu dia kelihatan lebih aduhai!
Bongkahan pantatnya yang putih dan mulus itu yang bikin aku tidak tahan. Kupegang penisku dan langsung kuarahkan ke vaginanya, lalu langsung kukayuh perlahan-lahan, setelah sekian lama Kuraih badannya yang kelihatan sudah mulai mengendur. Kupeluk dari belakang, kutaruh tanganku di bawah payudaranya, dengan agak kasar kuurut payudaranya dari bawah ke atas dan kuremas dengan keras.
“Eengghh.. oohh.. ohh.. aahh”, tidak lama setelah itu bendunganku jebol, kutusuk keras banget, dan spermaku menyemprot lima kali di dalam.
Setelah
istirahat sejenak, kami lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Lalu
kembali ke ranjang. Sambil tiduran kami ngobrol dan becanda, sampai saya
terangsang kembali. Kemudian sambil telentang saya menarik dia ke atasku, sehingga
sekarang dia tidur tertelungkup di atasku. Badannya dengan pelan kudorong agak
ke bawah dan kedua pahanya kupentangkan. Kedua lututku dan pantatku agak
kunaikkan ke atas, sehingga dengan terasa penisku yang panjang dan masih sangat
tegang itu langsung terjepit di antara kedua bibir kemaluannya. Dengan suatu
tekanan oleh tanganku pada pantatnya dan sentakan ke atas pantatku, maka
penisku langsung menerobos masuk ke dalam lubang kemaluannya. Amblas semua
batangku.
“Aahh..!”
terdengar keluhan panjang kenikmatan keluar dari mulutnya.
Saya segera menggoyang pinggulku dengan cepat karena kelihatan bahwa dia sudah mau klimaks. Saya tambah semangat juga ikut mengimbangi dengan menggoyang pantatnya dan menggeliat-geliat di atasku. Kulihat wajahnya yang cantik, matanya setengah terpejam dan rambutnya yang panjang tergerai, sedang kedua buah dadanya yang sexy itu bergoyang-goyang di atasku.
Saya segera menggoyang pinggulku dengan cepat karena kelihatan bahwa dia sudah mau klimaks. Saya tambah semangat juga ikut mengimbangi dengan menggoyang pantatnya dan menggeliat-geliat di atasku. Kulihat wajahnya yang cantik, matanya setengah terpejam dan rambutnya yang panjang tergerai, sedang kedua buah dadanya yang sexy itu bergoyang-goyang di atasku.
Ketika
kulihat pada cermin besar di lemari, kelihatan pinggulnya yang sedang
berayun-ayun di atasku. Batang penisku sebentar terlihat sebentar hilang ketika
dia bergerak naik turun di atasku. Hal ini membuatku jadi makin terangsang.
Tiba-tiba sesuatu mendesak dari dalam penisku mencari jalan keluar, hal ini
menimbulkan suatu perasaan nikmat pada seluruh badanku. Kemudian air maniku
tanpa dapat ditahan menyemprot dengan keras ke dalam lubang vaginanya, yang
pada saat bersamaan pula terasa berdenyut-denyut dengan kencangnya disertai
badannya yang berada di atasku bergetar dengan hebat dan terlonjak-lonjak.
Kedua tangannya mendekap badanku dengan keras. Pada saat bersamaan kami berdua
mengalami orgasme dengan dasyat. Akhirnya dia tertelungkup di atas badanku
dengan lemas sambil dari mulutnya terlihat senyuman puas.
“Thanks
yach, lu sudah memberikan breakfast yang nikmat sekali..!” katanya
Saya membalasnya dengan memberi ciuman di keningnya.
“Honey.. i wanna to tell you something” lanjutnya.
“What honey?” jawabku
“You must be promise 1st”
“Promise for what?”
“Promise don’t mad with me”
“I can’t mad to you honey” jawabku sambil mencium keningnya lagi.
“OK.. I’m pregnant” katanya pelan.
“WHAT.. are you serious?”
“Yes.. honey”
Saya membalasnya dengan memberi ciuman di keningnya.
“Honey.. i wanna to tell you something” lanjutnya.
“What honey?” jawabku
“You must be promise 1st”
“Promise for what?”
“Promise don’t mad with me”
“I can’t mad to you honey” jawabku sambil mencium keningnya lagi.
“OK.. I’m pregnant” katanya pelan.
“WHAT.. are you serious?”
“Yes.. honey”
Mungkin
karena terlalu senang, seperti orang kesurupan, saya langsung memeluknya dengan
erat, dan menciuminya bertubi-tubi.
Kami berpelukan dan berciuman disertai kedua tangan kami yang saling mengelus-elus dan memijit-mijit satu sama lain, sehingga dengan cepat nafsu kami terbangkit kembali. Lidah kami saling berpilin dan menyedot, enak sekali rasanya. Kupencet-pencet puting susunya sambil terus berciuman. Sekarang mulutku berpindah ke leher jenjangnya, kujilat lehernya dan tanganku makin ganas di dadanya. Istriku membalik tubuhnya dan berada di atasku, lalu dia mengambil posisi 69, tanpa basa basi dijilatinya barangku mulai dari buah pelir ke kepalanya, kemudian dimasukkan ke mulutnya. Saya langsung menjilati klitorisnya yang sudah basah itu dan dibalasnya dengan sedotan-sedotannya yang nikmat, dia membiarkan batang kemaluanku dalam mulutnya dan dimain-mainkan dengan lidahnya sambil dihisap, sementara aku mengigit pelan bibir kemaluannya.
Kami berpelukan dan berciuman disertai kedua tangan kami yang saling mengelus-elus dan memijit-mijit satu sama lain, sehingga dengan cepat nafsu kami terbangkit kembali. Lidah kami saling berpilin dan menyedot, enak sekali rasanya. Kupencet-pencet puting susunya sambil terus berciuman. Sekarang mulutku berpindah ke leher jenjangnya, kujilat lehernya dan tanganku makin ganas di dadanya. Istriku membalik tubuhnya dan berada di atasku, lalu dia mengambil posisi 69, tanpa basa basi dijilatinya barangku mulai dari buah pelir ke kepalanya, kemudian dimasukkan ke mulutnya. Saya langsung menjilati klitorisnya yang sudah basah itu dan dibalasnya dengan sedotan-sedotannya yang nikmat, dia membiarkan batang kemaluanku dalam mulutnya dan dimain-mainkan dengan lidahnya sambil dihisap, sementara aku mengigit pelan bibir kemaluannya.
Setelah
10 menit, karena saya tidak mau cepat-cepat orgasme kusuruh dia berhenti. Kali
ini dia tidur telentang, saya menindihnya dan kumasukkan batang kemaluan ke
dalam liang kewanitaannya. saya mulai memompanya. Kugerakkan pantatku naik
turun dan dia pun mengikuti gerakan tubuhku. Dia mulai ribut merintih sambil
mengigiti jarinya, menggeleng-gelengkan kepalanya, dan kakinya sudah melingkari
pinggangku, sesekali dia juga mencium bibirku.
“Ohh.. mooree..!”
Makin lama makin kupercepat gerakanku, kami semakin liar di ranjang, kalau ranjangnya murahan bisa-bisa ambruk karena guncangan sekuat ini. 30 menit kami berada dalam posisi ini, tubuh kami sudah mandi keringat. Akhirnya kurasakan dia mulai mengejang, kedua kakinya semakin kencang menjepit pinggangku, tangannya memelukku erat-erat bahkan kurasakan kukunya mulai menggores punggungku, tapi tak kuhiraukan.
“Ohh.. mooree..!”
Makin lama makin kupercepat gerakanku, kami semakin liar di ranjang, kalau ranjangnya murahan bisa-bisa ambruk karena guncangan sekuat ini. 30 menit kami berada dalam posisi ini, tubuh kami sudah mandi keringat. Akhirnya kurasakan dia mulai mengejang, kedua kakinya semakin kencang menjepit pinggangku, tangannya memelukku erat-erat bahkan kurasakan kukunya mulai menggores punggungku, tapi tak kuhiraukan.
Akhirnya
cairan hangat kurasakan membasahi batang kemaluanku disertai lolongan
panjangnya. Tapi saya masih belum orgasme, kuteruskan menggenjotnya sampai 5
menit kemudian giliranku yang menyemburkan maniku di dalam liang kewanitaannya.
Tubuhku mulai melemas, kami saling cium sambil berguling-guling sampai akhirnya
berbaring dengan nafas terengah-engah.
“I’m very glad you pregnant!” kataku terbata-bata karena nafasku masih tidak bisa teratur.
“I love you” balasnya sambil menyeka keringat di dahiku.
Mendadak dia menciumku turun ke leher, dada, perut, akhirnya batang kemaluanku. Dikulumnya batang kemaluanku yang masih berlumur sperma dan cairan liang kewanitaannya itu dengan rakus. Batang kemaluanku yang tadinya mulai loyo kembali menegang di mulutnya. Saya mengubah posisiku bersandar di ujung ranjang sehingga saya bisa memijat-mijat payudaranya yang berukuran sexsy itu.
“I’m very glad you pregnant!” kataku terbata-bata karena nafasku masih tidak bisa teratur.
“I love you” balasnya sambil menyeka keringat di dahiku.
Mendadak dia menciumku turun ke leher, dada, perut, akhirnya batang kemaluanku. Dikulumnya batang kemaluanku yang masih berlumur sperma dan cairan liang kewanitaannya itu dengan rakus. Batang kemaluanku yang tadinya mulai loyo kembali menegang di mulutnya. Saya mengubah posisiku bersandar di ujung ranjang sehingga saya bisa memijat-mijat payudaranya yang berukuran sexsy itu.
Setelah
membersihkan batang kemaluanku, dia duduk di pangkuanku dengan posisi berlutut.
Sambil kuelus-elus pantatnya dia perlahan-lahan menurunkan badannya sampai
batang kemaluanku tertanam di liang senggamanya. Tanpa kuperintah, dia langsung
menggerakkan tubuhnya turun naik seperti naik kuda. Payudaranya yang tepat di
depan wajahku ikut bergoyang-goyang naik turun seirama gerakan badannya.
Kuhisap payudara kirinya sementara yang kanan kupijat-pijat dengan lembut
sesekali kuputar & kutarik puting merah muda yang sudah keras itu.
Sebelum
klimaks kedua kalinya kusuruh dia berganti posisi. Kali ini dia menungging di
depanku, ingin main belakang rupanya sekarang. Kumasukkan batang kemaluanku dan
tanganku meremas-remas payudaranya yang menggantung itu. Genjotanku membuatnya
mengerang-erang nikmat sambil terus memacu tubuhnya mengimbangi gerakanku.
Butir-butir keringatnya berjatuhan di ranjang.
Setelah 15 menit bermain doggy style, kita orgasme bareng, spermaku menyemprot 2X ke dalam rahimnya.
Setelah 15 menit bermain doggy style, kita orgasme bareng, spermaku menyemprot 2X ke dalam rahimnya.
Setelah
kami istirahat 1 jam, kami pergi ke restaurant untuk merayakan kehamilan yang
pertama ini. Ternyata istriku ke luar negeri tidak hanya untuk menjenguk
kakaknya, tetapi juga untuk memeriksa kehamilannya.
Saya
mohon doa kepada semua pembaca untuk keselamatan istri dan anakku yang masih di
kandungannya.



0 komentar